Review Peeling cream Mustikaratu vs Viva

Peeling, nothing more than peeling.. yang ini bukan judul lagu yaa.. eh itu mah Feeling.

Peeling adalah suatu proses pelapisan wajah dengan bahan kimia atau tradisional yang berfungsi membantu pengelupasan kulit mati di wajah. Diharapkan akan tumbuh lapisan kulit baru yang lebih halus dan lebih muda, tapi juga lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Peeling wajah dilakukan untuk mengurangi kerutan halus; mengatasi kerutan akibat sinar matahari, penuaan, atau faktor turunan; mengurangi bintik-bintik wajah akibat penuaan dan kulit wajah yang kusam (yhaa ini saya bangett semuanya).

Oh iya peeling juga salah satu langkah dari 10 langkah perawatan kecantikan ala korea lho. Tulisannya saya buat disini.

Jadi walaupun telaat melakukannya, saya mencoba untuk amanah rajin peeling tiap minggu. Yha siapa tau bisa berubah kayak Black Pink..kalaupun gagal ya jadi Black Panther lah šŸ¤£

Eh jaaman dulu waktu muda pernah juga dink ke dokter muka. Yang namanya peeling pakai bahan kimia mungkin kayak acid gitu ya. Jadi rasanya kulit kayak kesilet-silet. Sampe harus kipas anginan atau kipas manualan buat mengurangi pedes dan pedihnya. “Mo cantik itu sakit, jendral.” Sesudah dapet suami saya males melanjutkan perjuangan ke dokter muka (yhaa udah laku ini..haha).

Sekarang setelah tua mo coba lagilah peeling di rumah aja memakai kosmetika lokal (Secara kita cinta rupiah dan biar murah ciin..) Mustika Ratu dan Viva.

Mustika Ratu punya dua jenis kemasan peeling. Bubuk dalam kemasan sachet dan cream dalam kemasan tube. Bubuk seperti biasa lebih ribet karena harus dicampur air mawar dulu dan harus pas campurannya biar gak terlalu kental tapi juga gak terlalu cair. Untuk praktisnya saya ambil yang tube.

Bahan unggulannya ekstrak daun kemuning untuk melembutkan kulit, ekstrak klabet dan serbuk temugiring untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran di kulit. Selain itu juga ada kandungan bahan kimia seperti tertera di label belakang produknya. Masih mengandung propylparaben. Jadi untuk yang tidak bisa pakai paraben2an ya sebaiknya dihindari.

Harga di website resminya untuk yang 60 gram rp 14.400

Selanjutnya Peeling Cream Viva. Dikemas dalam cepukan..halah apa ya bahasa Indonesianya, cup atau mangkuk kecil 22 gram. Harga di website resminya rp 7.400. Dia tidak mencantumkan komponen yang berbau-bau alami sih. Sama seperti Mustika ratu, Peeling viva juga masih mengandung methylparaben dan propylparaben. Yang pasti keduanya masih di ambang batas yang diijinkan BPOM sih ya.

Sekarang kita cek dalamnya ya. Warna keduanya sama-sama putih. Berbentuk pasta. Yang kiri Mundisari yang kanan Viva. Butiran halusnya juga so so, gak ada yang lebih kasar ataupun halus. Di sentuhkan di wajah terasa tapi gak menyakitkan seperti disentuh tapi tak dimiliki..haissh.. gak lengket atau berminyak di muka.

Cara pakai keduanya sama juga ya. Dioleskan di wajah dan leher. Diamkan sampai setengah kering. Bilas dengan air. Kalau waktunya senggang bisa dilanjut dengan maskeran.

Beda keduanya ada di baunya. Mundisari beraroma jamu-jamuan. Kalau saya sih suka, kayak yang oldish tapi segar. Kalau Viva beraroma wangiii. Saya gak terlalu suka kosmetik yang wangi. Jadi terserah preference pemirsah aja sih.

Kalau tertarik mencoba peeling Viva bisa klik disini ya http://www.beliviva.com/?wpam_id=717

Happy peeling!

Advertisements

One thought on “Review Peeling cream Mustikaratu vs Viva

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

Create your website at WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: